Bosan, boring....
Suntuk....
Mati rasa....
Ada yang jenuh dengan sekolahnya, ada yang bosan dengan pekerjaannya, ada yang suntuk dengan nasibnya yang tak berubah-ubah. Bahkan, seringkali ada yang suntuk dan muak dengan pasangannya....
Kejenuhan merupakan penyakit yang berbahaya yang dapat menyerang siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Kejenuhan seringkali menjadi biang keladi kekacauan di tempat kerja, sekolah, rumah tangga, bahkan di tempat umum. Tidak jarang ada karyawan yang karena sedang "M" (malas) lantas tugasnya terbengkalai, deadline tidak tercapai, ditegur atasan - bahkan bisa sampai dapat SP. Lantas, sampai di rumah "uring-uringan", dan... konflikpun berlanjut hingga memarahi anak dan pasangan....
Jenuh Itu Penting
Meskipun sudah menjadi anggapan umum bahwa kejenuhan itu cenderung negatif, namun sebetulnya "jenuh" itu sendiri adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Mengapa penting?
- keistimewaan manusia
- sumber kreatifitas
- rahasia orang-orang sukses
Keistimewaan Manusia
Matahari tidak pernah jenuh terbit di timur dan tenggelam di barat. Ia juga tidak pernah jenuh berotasi dan berevolusi di tempatnya selama -entah berapa milyar tahun lamanya...
Singa juga tidak pernah jenuh memburu mangsanya. Sejak masa Thomas A. Edison belum menemukan listrik, hingga Obama menjadi presiden US sekarang, singa tak pernah jenuh memakan daging mentah "segar". Tidak pernah ada singa yang berinisiatif membuat "hot dog" misalnya atau bahkan membuat rusa guling.
Rumput pun tak pernah jenuh. Dari dulu diinjak-injak hingga sekarang. Tidak pernah rumput melapor ke komnas HAM. Setiap hari pucuk-pucuknya yang hijau dan segar dilahap binatang berkaki empat dan serangga. Setelah kenyang, belalang dan mamalia tersebut pun membuang kotorannya, masih di atas rumput yang dimangsa setiap saat tersebut. Dan lagi-lagi, rumput tak pernah jenuh atau melakukan protes.
Terlebih air, udara, atau batu, tak ada yang memiliki sifat jenuh ini. Berbaggalah wahai manusia, karena hannya spesiusmulah yang memiliki sifat jenuh ini.
Sumber Kreatifitas
Lihatlah, karena jenuh terhadap model pakaian, lahirlah para perancang busana ternama. Begitu kita mampir di mall, kita disodori ribuan merek baju, sepatu, celana, sandal, topi, jaket, dengan masing-masing merek memiliki variasi puluhan, bahkan ratusan model dengan jenis harga yang berbeda-beda pula.
Di jalan-jalan ibu kota, kita kesulitan menghafal semua merek mobil dengan berbagai tipe dan variasinya. Bahkan untuk merek dan tahun keluaran yang sama, ada seri masing-masing yang membedakan mereka seperti LGX, LX, LXi, SE, dll.
Berbagai variasi ini terlahir dari kejenuhan. Semua untuk melayani selera manusia, karena mereka memiliki rasa jenuh.
Rahasia Orang-orang Sukses
- Orang sukses adalah orang yang melihat "peluang" dari kejenuhan manusia. Salah satunya; singkong adalah barang dengan harga yang murah, karena mudah tumbuh di Indonesia. Singkong yang digoreng atau direbus biasa-biasa saja, adalah makanan yang menjenuhkan dan tidak memiliki nilai jual tinggi. Tetapi ketika diramu menjadi singkong keju, akan banyak orang yang meliriknya. Kreatifitas adalah sukses di atas hamparan kejenuhan, persis seperti jamur lezat yang tumbuh di atas jerami lapuk yang lembab.
- Orang sukses adalah orang yang mampu me-menej dirinya sehingga ia mampu menaklukkan kejenuhan. Ia tidak mengenal kata jenuh, saat ia sudah memiliki visi, visi sebagai orang sukses. Visi sekilas seperti mimpi. Yang membedakannya hanyalah perencanaan yang matang dan action yang maksimal, tidak setengah-setengah. Lihatlah, semua cerita orang sukses adalah orang yang konsisten dalam menggeluti profesinya. Ia konsisten dan dinamis, selalu belajar, terbuka, dan berusaha. Tidak ada kata "jenuh" dalam kamus hidupnya. Contoh ringan: ada penulis yang rutin mengalokasikan waktu dua jam/hari dengan konsisten. Contoh lain, internet marketer yang berkeluarga, mensiasati kesibukan jadwalnya dengan cara mengalokasikan waktu bergelut di dunia maya dua jam setelah keluarganya tidur di malam hari dan dua jam sebelum keluarganya terbangun di pagi hari. Sungguh dedikasi yang tinggi...!
Maka komitmen untuk sukses penting untuk mengalahkan kejenuhan.
Bagaimana dengan anda? Masih ada jenuh? Perbaiki, atau rubah hidup anda, sebelum kejenuhan membuat anda lapuk...!
Selamat bereksperimen dengan hidup...
Hidup jenuh!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar